Kamis, 05 Januari 2012

Pertemuan 5 (Ekspresi Beraturan Pada editor vi )

Diposting oleh Unknown di 05.07 0 komentar

Masih dalam jendela editor vi di linux centOS 5. Kita akan membahas mengenai 

expresi beraturan pada editor vi.

1. Perintah Dasar Untuk Pencarian
/[0-9]        : Mencari numerik / angka dari 0 sampai 9.
/[a-z]        : Mencari karakter dengan huruf kecil semua dari a sampai z.
/[A-Z]        : Mencari karakter dengan huruf besar semua dari A sampai Z.
/^Kampuskita    : Mencari baris yang diawali dengan kata “Kampuskita”.
/Kampuskita&    : Mencari baris yang diakhiri dengan kata “Kampuskita”.
/[Kk]ampuskita    : MEncari kata yang diawali huruf besar / kecil 
dari “kampuskita” atau “Kampuskita”.
/Kampuskita    : Untuk mencari kata “Kampuskita”.
2. Perintah Expresi Beraturan
:s/kampuskita/KAMPUSKITA    : Mengganti kata kampuskita menjadi KAMPUSKITA
:1,$s/rmy/RMY            : Mengganti seluruh kata rmy menjadi RMY
:s/[Kk]acang/KACANG        : Mengganti kata Kacang dan kacang menjadi KACANG
:1,$s/[A-Z]/\l&/g        : Mengganti huruf besar menjadi huruf kecil semua
:1,$s/[a-z]/\u&/g        : Mengganti huruf besar menjadi huruf besar semua
:1,$s/[^0-9]//g        : Menghapus semua angka daro 0 sampai 9
:1,$s/^/*_*/g            : Menyisipkan tanda *_* disetiap awal baris
:1,$s/$/’_'/g            : Menyisipkan tanda ‘_’ disetiap akhir baris
:g/KAMPUSKITA/d        : Menghapus semua baris yang mengandung 
kata KAMPUSKITA

Pertemuan 4(Pengenalan Editor vi dan Perintah-Perintah Dasar Pada Editor vi

Diposting oleh Unknown di 05.06 0 komentar

Editor vi merupakan bawaan dari centOS 5, editor ini sangat berguna 

ketika kita bekerja dalam sebuah concol / shell / comand line

dalam operasi linux. Editor vi kali pertama diciptakan oleh Bill Joy 
di Univ. California yang dikembangkan dari Line Editor Ex.
1. Bentuk Umum
vi        = Membuka editor vi
vi nama_file    = Membuka file dengan editor vi
vi +n nama_file    = Membuka  file pada baris ke-n
2. Menyimpan dan keluar dari editor vi
:w    = Write untuk menyimpan file tanpa keluar dari editor vi
:w!    = Write untuk menyimpan file tanpa keluar dari editor vi
:q!    = Quit untuk keluar tanpa menyimpan perubahan file.
q   = Exit untuk keluar dengan menyimpan perubahan pada file
:wq!    = Write & Quit untuk keluar dan menyimpan perubahan pada file
:w nama_file = save as untuk menyimpan file dengan nama file tertentu.
3. Copy dan Paste
n yy    = Menyalin n baris pada posisi kursor ke buffer
y    = menyalin n karakter dari posisi kursor
n yw    = Menyalin n kata pada posisi kursor ke buffer
P    = Menempel data yang ada di buffer ke posisi kursor
p    = Menempel data yang ada di buffer ke bawah posisi kursor

Pertemuan 3 (Hak Izin Akses,Hak Kepemilikan File dan Pembuatan User Group)

Diposting oleh Unknown di 05.05 0 komentar

Linux sangat memahami penggunanya untuk lebih mengexplor dalam  menggunakan operasi operasi filenya. Diantaranya adalah dalam mengatur hak izin akses suatu data, hak kepemilikan data dan pembuatan user group.



  • Pembuatan dua user yang nantinya akan digabungkan menjadi satu group
  • Pembuatan direktori atau file melalui user yang telah dibuat.
ls -l        : Melihat isi dan atribut sebuah file dalam suatu direktori.
[root@localhost~]# ls -l nama_file
Total 4
rw-rw-r– nim_bsi nim_bsi 0 Des 13 00.11 nama_file
Penjelasan :
- Total 4     = Jumlah byte file
- -        = Menandakan  file
- rw-rw-r–    = Hak akses file
- r        = read (4)    U : user
- w        = write (2)    G : Group
- x        = execute (1)    O : Other
chmod        : Perintah untuk merubah hak akses suatu file / folder [Change Mode]
[root@localhost~]# chmod attribut nama_data
chmod u+…,g+…,o+… nama_data    = Menambahkan hak akses
chmod u-…,g-…,o-… nama_data    = Menghapus hak akses
chmod u=…,g=…,o=… nama_data    = Menentuka langsung hasil akhir sebuah attribut
chmod angka nama_file            = Menentukan hak akses suatu file dengan format angka
r –> membaca nilainya 4
w –> menulis nilainya 2
x –> eksekusi nilainya 1
Dengan format urutan attribut U G O [ User Group Other ]
Contoh :
Berika hak izin akses penuh untuk user, membaca untuk group 
dan mengeksekusi untuk group pada file kampuskita.
rwx : 4+2+1 = 7 [U]
r– : 4        = 4    [G]
–x : 1        = 1 [O]
—————-+
= 741
[root@localhost~]# chmod 777 kampuskita
chown        : Untuk merubah hak kepemilikan suatu data [Change Owner]
[root@localhost~]# chown nama_user_bukan_pemilik.no_urut_group lokasi_file_asal
[root@localhost~]# chown nim_bsi.100 /home/bsi_nim/direktori/datakampus
Sebelum kita membuat sebuah group, kita harus membuat 
dan menentuka nomor group terlebih dahulu. Langkah ini bisa anda lakukan
dengan langkah berikut :
[root@localhost~]# vi /etc/group
cari user yang akan dijadikan sebagai group tertentu dan catat nomornya id usernya.
bsi_nim:x:100
nim_bsi:x:101
Nah nomor user adalah 100 dan 101, maka kita ganti nomornya 
menjadi sama semua contoh nomor id kedua user tersebut menjadi 100
bsi_nim:x:100
nim_bsi:x:100
Setelah diedit kemudian simpan dan keluar dari editor vi.
catatan :
tekan INSERT    : Untuk memulai edit pada editor vi
tekan ESC       : Mengakhiri edit / mengeluarkan kursor dari editor vi
ketik :wq! enter: untuk menyimpan dan keluar dari editor vi

Pertemuan 2(Perintah Dasar Linux(Operasional File 1&Operasional File2)

Diposting oleh Unknown di 05.05 0 komentar


Perintah dasar linux operasioanal file diantaranya adalah :
echo        : Perintah untuk membuat file
[root@localhost~]# echo “isi file” > nama_file    –> Membuat file baru beserta isinya
[root@localhost~]# echo “isi file” >> nama_file    –> Menambahkan isi file
wc        : Untuk menghitung kata sebuah  file
[root@localhost~]# wc nama_file
head        : Untuk membaca baris n pertama sebuah file
[root@localhost~]# head -1 nama_file
tail        : Membaca baris n terakhir suatu file
[root@localhost~]# tail -2 nama_file
gzip        : Mengkompress suatu file
[root@localhost~]# gzip nama_file
gunzip        : Mengekstrak suatu file
[root@localhost~]# gunzip nama_file
zcat        : Membaca file kompresan
[root@localhost~]# zcat nama_file.gzip
alias        : membuata nama alias untuk perintah tertentu.
[root@localhost~]# alias nama_alias=’perintah’
[root@localhost~]# alias baca=’cat’
unalias        : Menghapus alias yang sudah dibuat.
[root@localhost~]# unalias nama_alias
[root@localhost~]# unalias baca
ln        : Perintah untuk membuat file backup, perintah ini 
berbeda dengan cp karena jika isi file induk di ubah
Maka isi file backup pun ikut berubah.
[root@localhost~]# ln nama_data nama_data_backup
[root@localhost~]# ln kampuskita kampuskita_backup
ln -s        : Membuat shorcut sebuah data, jika data induk 
dihapus maka data shortcut tidak bisa dibaca / sampah.

Pertemuan 1(PengenaLan Linux dan Perintah Dasar Shell Linux(Organisasi Direktori)

Diposting oleh Unknown di 05.04 0 komentar

Linux merupakan sistem operasi masa depan, perkembangannya begitu pesat dengan berbagai distro yang disediakan. Linux lahir dan dibangun oleh komunitas internet yang solid dan powerfull. Salah satu OS bebas distribusi dan opensource alias gratis yang aman, stabil, dan user friendly. Linux merupakan masih keluarga UNIX dan merupakan turunan dari UNIX yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa di Univ. Helsinky Finlandia yaitu Linus Torvalds.
Ada beberapa distro yang digunakan disleuruh dunia diantaranya adalah debian, slackware, ubuntu, dll. Beberapa distro memiliki keunggulan dan kekurangan masing masing. Namun di AMIK BSI khusus mempelajari linux CentOS 5 sebagai bahan materi LSA [ Linux System Administration ].
Ada beberapa perintah Shell di centos 5 yang biasa dan umum dipakai, diantaranya adalah :
root            :Sebagai super user / administrator di OS linux
[root@localhost~]#
add user    :Untuk menambahkan user baru
[root@localhost~]# adduser nama_user_baru
passwd      : Menambahkan / mengganti password sebuah user [Password]
[root@localhost~]# passwd nama_user
mkdir        : Membuat direktori baru [Make Directori]
[root@localhost~]# mkdir nama_direktori
rmdir        : Menghapus direktori kosong [Remove Directori]
[root@localhost~]# rmdir nama_direktori
rm -rf       : Menghapus direktori beserta isinya [Relation File] [ReMove]
[root@localhost~]# rmdir -rf nama_direktori
rm            : Hanya menghapus sebuah file [Remove]
[root@localhost~]# rm nama_file
cat            : Untuk membaca isi sebuah file
[root@localhost~]# cat nama_file
cat>         : Membuat sebuah file baru
[root@localhost~]# cat>nama_file
cat>>      : Menambahkan isi file ke file tertentu
[root@localhost~]# cat>>nama_file
cp            : Untuk menggandakan sebuah file atau folder [Copy]
[root@localhost~]# cp nama_file nama_file_baru
mv          : Memindahkan file atau merubah nama sebuah file [Move]
[root@localhost~]# mv nama_file lokasi_tujuan
[root@localhost~]# mv nama_file_lama nama_file_baru
cd           : Mengganti posisi kerja [ Change Disk ]
ls            : melihat isi sebuah folder
Sebenarnya perintah dasar masih banyak dengan ragam option dari perintah di atas. Namun, yang sering dipakai dalam modus shell hanya itu.
Untuk kelengkapan silahkan explore sendiri.

Pertemuan 6(Pengenalan OpenOffice)

Diposting oleh Unknown di 05.01 0 komentar

OpenOffice.org adalah seperangkat lunak perkantoran yang didalamnya terdapat fungsi pengolah kata (word processing), pengolah lembar (spreadsheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, database, dan formula editing.
OpenOffice.org dikembangkan oleh Komunitas OpenOffice.org yang didirikan oleh Sun Mycrosystem. OpenOffice.org merupakan perangkat lunak yang gratis dan open source, dan siapa pun bisa mengakses kode sumber pembangunnya dan bisa merubah kode sumbernya.
OpenOffice.org bisa tersedia dalam 2 (dua) muka baik dengan sistem operasi Windows dan Linux. Selain itu OpenOffice.org mendukung format berbagai format file Microsoft Office.
Komponen dalam OpenOffice.org adalah :
1. OpenOffice.org Writer, adalah program perkantoran untuk mengolah kata dan sama seperti Microsoft Word pada Microsoft Office. Berguna untuk membuat dokumen tulisan, misal surat, buku, laporan, dll.
2. OpenOffice.org Calc, adalah aplikasi perkantoran berupa spreadsheet yang lengkap, sama seperti Microsoft Excell pada Microsoft Office.
3. OpenOffice.org Impress, adalah program untuk membuat presentasi sebagaimana Microsoft PoworPoint pada Microsoft Office.
4. OpenOffice.org Draw, adalah program untuk menggambar dan dilengkapi dengan tool dalam membuat 3D, membuat efek kewarnaan, dll. Program ini hampir sama dengan Microsoft Visio pada Microsoft Office.
5. OpenOffice.org Math, adalah program untuk menulis formula (rumus matematika), seperti halnya Microsoft Equation Editor pada Microsoft Office.
6. OpenOffice.org Base, adalah aplikasi untuk membuat database, seperti halnya Microsoft Access pada Microsoft Office
source : ekoashari

Pertemuan 7 Setting IP address

Diposting oleh Unknown di 05.00 0 komentar

IP address merupakan deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit atau 4 angka desimal yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tipa komputer host dalam jaringan internet. Nomor ini bersifat unik karena setiap komputer memiliki TCP/IP yang berbeda – beda.
IP address terdiri dari sekelompok bilangan biner 32-bit yang dibagi menjadi 4 bagian. Masing – masing bagian terdiri dari 8-bit, yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 sampai 255. Tiap 8-bit ini disebut sebagai oktet.
KELAS
RANGE
DEFAULT MASK
START
END
KET
A
1-126
255.0.0.0
1.0.0.0.0
126.255.255.254
B
127-191
255.255.0.0
128.0.0.0
191.255.255.254
C
192-223
255.255.255.0
192.0.0.0
223.255.255.254
D
224-239
224.0.0.0
239.255.255.254
Multicasting
E
240-255
240.0.0.0
255.255.255.254
For Testing
IP address terdiri dari Network ID dan Host ID. Host ID berfungsi untuk mengidentifikasi host dalam sebuah jaringan. Sedangkan Network ID berfungsi sebagai identitas / alamat unik suatu komupter dalam sebauh jaringan komputer.
Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Untuk mengkonversikan bilangan biner ke desimal dalam suatu perhitungan IP maka kita membagi 4 blok bagian yang masing masing memiliki panjang 8 angka. Yang bisa anda lihat ditabel berikut :
2726252423222120
1286432168421
Contoh :
Binary : 10000011.01101011.00000010.11001000
Yang dilakukan oleh kita adalah memberikan nilai true setiap angka 1 dengan dicocokan pada hasil kuadrat di tabel diatas kemudian tambahkan tiap – tiap blok angkanya jika bernilai 0 berikan 0. Kita mulai dari kiri :
128+0+0+0+0+0+2+1.0+64+32+0+8+0+2+1.0+0+0+0+0+0+2+0.128+64+0+0+8+0+0+0
128+2+1.64+32+8+2+1.2.128+64+8
193.107.2.200
Jadi bilangan biner 10000011.01101011.00000010.11001000 jika dikonversikan ke bentuk desimal menjadi 193.107.2.200 dan termasuk kelas IP C. Mudah bukan ?
Perintah Shell Linux Untuk Setting Jaringan:
Dalam mengkonfigurasi sebuah jaringan di linux maka anda harus masuk sebagai administrator atau root sebagau super user. Dibawah ini adalah perintah shell dalam jaringan berbasis linux.
[root@localhost~]#
service network start     = untuk mengaktifkan sebuah jaringan
service network restart  = untuk merestart jaringan kembali ke setting default
service network stop      = menghentikan semua aktifitas jaringan
service network status   = melihat status jaringan
ifconfig |more                   = melihat konfigurasi jaringan sebuah komputer
ifconfig eth0 nomor_ip   = mengganti nomor ip device eth0 / netlink
ping nomor_ip                 = mengecek koneksi
arp                                     = melihat hasil koneksi
hostname nama_host     = mengganti nama pc
uname                               = mencetak properti suatu komputer
ssh nomor_ip                   = meremote komputer dengan secure shell
wall isi_pesan                  = mengirim pesan dalam lingkungan ssh / remote
 

Fuji Khairani Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos